Minggu, 06 September 2026

Bahan Bacaan Siswa

Bahan Bacaan UH 1 IPS

Berikut adalah Materi Bahan Bacaan Ringkas & Terstruktur yang dirancang khusus sebagai panduan dan referensi bagi siswa untuk memahami konsep dasar sekaligus menjawab 20 soal ulangan IPS (Geografi, Ekonomi, dan Sosiologi).

 

BAB 1: Kondisi Geografis, Adaptasi, dan Mata Pencaharian

1. Pengaruh Kondisi Geografis Terhadap Mata Pencaharian

Kondisi fisik suatu wilayah (topografi, iklim, dan iklim lokal) sangat menentukan jenis kegiatan ekonomi dan mata pencaharian penduduknya:

  • Wilayah Pegunungan / Dataran Tinggi: Memiliki suhu udara dingin dan tanah vulkanik yang subur. Kondisi ini cocok untuk sektor perkebunan (teh, kopi, sayuran, dan buah-buahan).
  • Wilayah Pesisir / Pantai: Memiliki suhu udara cenderung panas dan akses langsung ke laut. Kondisi ini sangat potensial untuk sektor perikanan (nelayan), tambak garam, budidaya rumput laut, dan pariwisata bahari.

 

2. Bentuk Adaptasi Manusia Terhadap Lingkungan

Manusia melakukan serangkaian adaptasi (fisik, fisiologis, budaya, maupun teknologi) untuk bertahan hidup di lingkungan tempat tinggalnya:

  • Adaptasi Terhadap Iklim dan Suhu Udara:
    • Suhu Panas (Pesisir): Masyarakat mengenakan pakaian tipis dan berbahan longgar agar tidak gerah. Ventilasi rumah dibuat terbuka.
    • Suhu Cold/Dingin (Pegunungan): Masyarakat memakai pakaian tebal/hangat dan merancang atap rumah tradisional yang lebih rendah dan rapat untuk menahan angin cold serta menyimpan panas.
  • Adaptasi Terhadap Bentuk Lahan / Geofisika:
    • Lahan Miring (Lereng Gunung): Menerapkan sistem sengkedan (terasering) untuk mencegah erosi dan menampung air irigasi pertanian.
    • Wilayah Perairan/Suku Bahari: Suku Bajo membangun rumah terapung/panggung di atas air sebagai adaptasi kehidupan maritim.

 

3. Pemanfaatan Wilayah Perairan dan Laut

Indonesia adalah negara kepulauan (archipelagic state). Bentuk wilayah perairan dimanfaatkan untuk:

  • Transportasi dan Tradisi Bahari: Pelayaran antarpulau menggunakan armada tradisional (contoh: Perahu Sandeq suku Mandar).
  • Aktivitas Ekonomi Bahari: Pembuatan garam laut dengan metode penguapan air laut di pesisir pantai beriklim kering/panas (contoh: Pantai Madura).

 

BAB 2: Geologi, Kebahariaan, dan Potensi Sumber Daya Alam

4. Dampak Geologis Indonesia (Ring of Fire)

Indonesia terletak di titik pertemuan 3 lempeng tektonik utama (Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik).

  • Dampak Positif: Membentuk rantai gunung api (Ring of Fire). Abu vulkanik hasil erupsi gunung api kaya akan mineral yang lambat laun membentuk tanah vulkanik yang sangat subur untuk sektor pertanian dan perkebunan.
  • Dampak Negatif: Tingginya risiko bencana alam seperti gempa bumi, letusan gunung api, dan tsunami.

 

5. Karakteristik Geografis Maluku dan Kebudayaan Bahari

Sebagian besar wilayah Kepulauan Maluku terdiri dari pulau-pulau berbukit yang dikelilingi laut. Komoditas rempah-rempah yang melimpah pada masa lalu mendorong masyarakat Maluku tumbuh menjadi masyarakat yang berjiwa bahari, tangguh dalam pelayaran, dan aktif melakukan perdagangan maritim antarpulau.

 

6. Fungsi Ekologis Hutan Hujan Tropis & Mangrove

  • Hutan Hujan Tropis (Kalimantan & Papua):
    • Fungsi Ekologis: Berperan sebagai paru-paru dunia (penyerap karbon/CO₂ dan penghasil oksigen/O₂) serta pengatur/stabilisator iklim global.
  • Hutan Bakau / Mangrove (Pesisir):
    • Fungsi Fisik/Ekologis: Mencegah abrasi pantai (pengikisan daratan oleh gelombang laut), menahan hantaman ombak besar, dan mencegah intrusi air laut.
  • Lahan Gambut (Rawa-rawa Kalimantan):
    • Fungsi Lingkungan: Sebagai penyimpan cadangan air mentah dan penyerap/penyimpan cadangan karbon (carbon sink) terbesar yang mencegah pemicuan pemanasan global.

 

7. Klasifikasi Sumber Daya Alam (SDA)

  • SDA Hayati / Dapat Diperbarui (Renewable Resources): Sumber daya yang berasal dari makhluk hidup dan dapat pulih kembali melalui reproduksi/siklus alamiah. Contoh: Hutan mangrove, terumbu karang, hewan, dan tumbuhan.
  • SDA Non-Hayati / Tidak Dapat Diperbarui (Non-Renewable Resources): Sumber daya fosil/tambang yang jumlahnya terbatas dan butuh jutaan tahun untuk terbentuk kembali. Contoh: Minyak bumi, batu bara, dan gas alam.

 

8. Manfaat Barang Tambang Batu Bara

Batu bara (dari wilayah seperti Ombilin dan Sengkang) dimanfaatkan sebagai bahan bakar utama dalam pembangkitan energi nasional, terutama pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

 

BAB 3: Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM)

9. Indeks Pembangunan Manusia (IPM)

IPM / Human Development Index (HDI) mengukur tingkat pencapaian kualitas hidup masyarakat berdasarkan 3 Dimensi Utama:

  1. Kesehatan: Diukur dari Angka Harapan Hidup sejak lahir.
  2. Pendidikan: Diukur dari Rata-rata Lama Sekolah dan Harapan Lama Sekolah (pengetahuan).
  3. Ekonomi / Standar Hidup Layak: Diukur dari Pendapatan Nasional Bruto (GNI) per kapita / Daya Beli.

 

10. Tantangan dan Solusi Peningkatan Kualitas SDM

  • Penghambat Sektor Kesehatan & Pendidikan:
    • Masalah stunting (tengkes) pada balita merusak perkembangan fisik dan kognitif jangka panjang.
    • Masalah putus sekolah menghambat penguasaan ilmu pengetahuan dasar dan lanjutan.
  • Penguasaan TIK (Teknologi Informasi & Komunikasi):
    • Penting diajarkan di sekolah untuk mempersiapkan generasi muda agar mampu beradaptasi, berinovasi, dan bersaing di era digital global.
  • Dampak Kesehatan Rendah di Dunia Kerja:
    • Tingkat kesehatan yang buruk menurunkan daya tahan tubuh workers, menyebabkan angka ketidakhadiran tinggi, dan menurunkan produktivitas kerja secara signifikan.
  • Solusi Kelangkaan Tenaga Ahli Lokal (Sektor Industri & Tambang):
    • Membangun dan mengembangkan sekolah kejuruan (SMK) serta perguruan tinggi di bidang keahlian khusus (seperti teknik dan geologi) secara merata.

 

BAB 4: Peran Lembaga Sosial dalam Pelestarian SDA & Peningkatan SDM

Lembaga sosial memiliki fungsi khusus dalam menjaga kelangsungan lingkungan hidup dan meningkatkan mutu masyarakat:

Lembaga Sosial

Peran dalam Pelestarian SDA

Peran dalam Peningkatan SDM

Lembaga Keluarga

Menanamkan kebiasaan dan nilai dasar sejak dini di rumah (misal: menghemat air dan memilah sampah).

Mengasuh, memberikan pemenuhan gizi, dan pendidikan karakter awal anak.

Lembaga Pendidikan (Sekolah)

Memberikan pengetahuan lingkungan hidup melalui kurikulum terstruktur.

Memberikan pengetahuan, keterampilan teknis, dan membina karakter berbudi pekerti.

Lembaga Pemerintah / Politik

Membuat regulasi/undang-undang perlindungan lingkungan dan menindak tegas/memberikan sanksi bagi pelaku pencemaran/perusakan hutan.

Menyediakan fasilitas umum (sekolah, rumah sakit) dan program beasiswa.

Lembaga Agama

Menanamkan nilai moral dan ajaran spiritual bahwa menjaga lingkungan adalah amanah dan kewajiban beragama.

Membina moralitas dan etika masyarakat.

Lembaga Ekonomi / Perusahaan

Mengelola limbah industri secara bertanggung jawab (AMDAL).

Menjalankan program CSR (Corporate Social Responsibility), seperti pemberian beasiswa dan pelatihan kerja gratis untuk masyarakat sekitar.


Rabu, 26 Agustus 2026

Peran Lembaga Sosial dalam Pemanfaatan Sumber Daya Alam dan Manusia

Berikut adalah peran dari lima lembaga sosial utama dalam mengelola SDA dan SDM:

1. Lembaga Keluarga

Keluarga merupakan lembaga sosial pertama dan utama dalam membentuk karakter SDM. Di dalam keluarga, anak-anak diajarkan nilai kasih sayang, kedisiplinan, moral, serta kebiasaan menjaga lingkungan sejak dini, seperti mengajari cara merawat tanaman dan tidak membuang sampah sembarangan di sekitar rumah.

 

2. Lembaga Pendidikan

Sekolah dan tempat pelatihan (seperti SMK atau Balai Latihan Kerja) berperan langsung dalam meningkatkan kualitas SDM. Lembaga pendidikan bertugas memberikan ilmu pengetahuan, mengasah keterampilan, dan melatih keahlian kejuruan agar para siswa siap bekerja dan mampu bersaing secara profesional di masa depan.

 

3. Lembaga Ekonomi

Lembaga ekonomi (seperti pasar, perusahaan, dan koperasi) berfokus pada pengolahan, pemanfaatan, dan pendistribusian hasil SDA agar dapat memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Selain itu, lembaga ekonomi juga berinteraksi dengan SDM, misalnya perusahaan yang memberikan pelatihan keterampilan kerja bagi para karyawannya demi meningkatkan produktivitas.

 

4. Lembaga Agama

Lembaga agama memberikan landasan moral, etika, dan spiritual bagi masyarakat. Agama mengajarkan ajaran dan pedoman agar manusia tidak merusak alam, melarang menebang pohon secara sembarangan, serta mewajibkan umatnya untuk menjaga kelestarian lingkungan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan.

 

5. Lembaga Politik dan Pemerintah

Pemerintah memiliki kewenangan hukum untuk membuat undang-undang dan aturan resmi terkait perlindungan SDA. Lembaga politik bertugas mengontrol, mengawasi, serta menindak tegas kegiatan pengambilan hasil tambang atau hutan agar tidak merusak lingkungan.

 

Dampak Jika Lembaga Sosial Tidak Berfungsi

Apabila lembaga-lembaga sosial ini tidak menjalankan perannya dengan baik, maka akan timbul berbagai masalah serius. Tanpa aturan dan pengawasan yang ketat, Sumber Daya Alam akan mengalami eksploitasi (penyedotan berlebihan), pencemaran, dan kerusakan lingkungan yang parah seperti banjir dan bencana alam lainnya.

  

Selasa, 17 Februari 2026

IPS KELAS VII

PETUNJUK PEMBELAJARAN :

1.        Bacalah materi di bawah ini dengan cermat

2.        Jawablah pertanyaan yang terdapat di akhir bacaan (materi) dengan benar

3.        Kerjakan di buku latihan/catatan ips

 

PERMINTAAN DAN PENAWARAN

1. Pengertian Permintaan

Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga dalam jangka waktu tertentu.

Contoh:
Jika harga es krim turun, biasanya orang akan membeli lebih banyak es krim. Jadi, harga memengaruhi jumlah permintaan.

 

2. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan

Beberapa hal yang bisa memengaruhi permintaan barang antara lain:

  1. Harga Barang – Semakin tinggi harga barang, biasanya permintaan semakin sedikit. Sebaliknya, semakin murah harga, permintaan meningkat.
  2. Pendapatan Konsumen – Jika pendapatan meningkat, konsumen cenderung membeli lebih banyak barang.
  3. Selera atau Preferensi – Barang yang sedang tren atau disukai banyak orang akan lebih banyak diminati.
  4. Harga Barang Lain – Misalnya harga roti naik, permintaan selai bisa turun karena orang membeli roti lebih sedikit.
  5. Ekspektasi Masa Depan – Jika orang berpikir harga barang akan naik di masa depan, mereka mungkin membeli lebih banyak sekarang.

 

3. Hukum Permintaan

Hukum Permintaan menyatakan:

“Jika harga suatu barang naik, jumlah barang yang diminta turun. Jika harga barang turun, jumlah barang yang diminta naik, dengan asumsi faktor lain tetap.”

Contoh:

  • Harga buku tulis naik dari Rp5.000 menjadi Rp10.000 → permintaan menurun.
  • Harga es krim turun dari Rp15.000 menjadi Rp10.000 → permintaan meningkat.

 

4. Pengertian Penawaran

Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang bersedia dan mampu dijual oleh produsen pada berbagai tingkat harga dalam jangka waktu tertentu.

Contoh:
Jika harga jeruk naik, petani biasanya akan menjual lebih banyak jeruk karena mereka mendapatkan keuntungan lebih besar.

 

5. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penawaran

Beberapa faktor yang memengaruhi penawaran barang antara lain:

  1. Harga Barang – Semakin tinggi harga, produsen cenderung menawarkan lebih banyak barang.
  2. Biaya Produksi – Jika biaya produksi naik, produsen mungkin mengurangi jumlah barang yang ditawarkan.
  3. Teknologi Produksi – Teknologi canggih bisa membuat produksi lebih efisien → penawaran meningkat.
  4. Harga Barang Lain – Jika produsen bisa mendapatkan keuntungan lebih tinggi dari barang lain, mereka bisa mengalihkan produksi.
  5. Ekspektasi Masa Depan – Jika harga diperkirakan naik, produsen mungkin menahan barang untuk dijual nanti.

 

6. Hukum Penawaran

Hukum Penawaran menyatakan:

“Jika harga barang naik, jumlah barang yang ditawarkan meningkat. Jika harga barang turun, jumlah barang yang ditawarkan menurun, dengan asumsi faktor lain tetap.”

Contoh:

  • Harga apel naik → petani menjual lebih banyak apel.
  • Harga tomat turun → penawaran tomat berkurang.

 

 

KERJAKAN SOAL-SOAL BERIKUT DENGAN BENAR!

Soal Pilihan Ganda (Objektif)

Pilih jawaban yang paling tepat!

  1. Permintaan adalah…
    A. Jumlah barang yang diproduksi oleh produsen
    B. Jumlah barang yang ingin dan mampu dibeli konsumen pada berbagai harga
    C. Harga barang di pasaran
    D. Selera konsumen
  2. Faktor yang memengaruhi permintaan antara lain…
    A. Harga barang
    B. Pendapatan konsumen
    C. Biaya produksi barang
    D. Selera konsumen
  3. Contoh penerapan hukum permintaan adalah…
    A. Harga buku naik → permintaan menurun
    B. Harga apel naik → penawaran meningkat
    C. Teknologi baru → produksi lebih banyak
    D. Harga tomat turun → penawaran turun
  4. Pengertian penawaran adalah…
    A. Jumlah barang yang diminta konsumen
    B. Jumlah barang yang bersedia dan mampu dijual oleh produsen pada berbagai harga
    C. Selera konsumen
    D. Pendapatan masyarakat
  5. Faktor yang memengaruhi penawaran adalah…
    A. Biaya produksi
    B. Selera konsumen
    C. Pendapatan konsumen
    D. Harga barang lain
  6. Hukum penawaran menyatakan bahwa…
    A. Harga naik → jumlah barang ditawarkan turun
    B. Harga turun → jumlah barang ditawarkan naik
    C. Harga naik → jumlah barang ditawarkan naik
    D. Harga turun → jumlah barang ditawarkan tetap
  7. Jika harga es krim turun, permintaan biasanya…
    A. Turun
    B. Tetap
    C. Naik
    D. Tidak berpengaruh
  8. Jika biaya produksi naik, penawaran barang biasanya…
    A. Naik
    B. Turun
    C. Tetap
    D. Bergantung harga pasar
  9. Contoh faktor selera dalam permintaan adalah…
    A. Orang lebih suka membeli es krim cokelat dibanding vanila
    B. Harga jeruk naik → penawaran turun
    C. Biaya produksi meningkat → penawaran turun
    D. Teknologi produksi baru → penawaran meningkat
  10. Faktor ekspektasi masa depan memengaruhi…
    A. Hanya penawaran
    B. Hanya permintaan
    C. Baik permintaan maupun penawaran
    D. Tidak memengaruhi keduanya

 

Soal Essay

Jawablah dengan jelas dan singkat!

  1. Jelaskan pengertian permintaan dan penawaran!
  2. Sebutkan 3 faktor yang memengaruhi permintaan!
  3. Sebutkan 3 faktor yang memengaruhi penawaran!
  4. Jelaskan hukum permintaan dengan menggunakan contoh sehari-hari!
  5. Jelaskan hukum penawaran dengan menggunakan contoh sehari-hari!

  

IPS KELAS VIII

PETUNJUK PEMBELAJARAN :

1.        Bacalah materi di bawah ini dengan cermat

2.        Jawablah pertanyaan yang terdapat di akhir bacaan (materi) dengan benar

3.        Kerjakan di buku latihan/catatan ips

 

PENGARUH GEOGRAFIS TERHADAP PENYEBARAN KELOMPOK MASYARAKAT AWAL NUSANTARA

A. Letak Geografis Nusantara

Nusantara terletak di antara Benua Asia dan Benua Australia, serta di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Letak ini menjadikan wilayah Indonesia sangat strategis sejak zaman dahulu. Selain itu, Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri atas ribuan pulau. Kondisi ini memengaruhi pola persebaran penduduk dan perkembangan kebudayaan.

 

B. Kondisi Geografis pada Masa Awal

Pada masa prasejarah, terutama saat zaman es, permukaan air laut lebih rendah daripada sekarang. Wilayah Indonesia bagian barat terhubung dengan Asia melalui Paparan Sunda, sedangkan wilayah Papua terhubung dengan Australia melalui Paparan Sahul.

Keadaan ini memungkinkan manusia purba berpindah dari Asia ke Nusantara melalui jalur darat. Salah satu manusia purba yang ditemukan di Indonesia adalah Homo erectus, yang banyak ditemukan di Pulau Jawa.

Setelah zaman es berakhir, permukaan air laut naik sehingga daratan terpisah menjadi pulau-pulau. Kondisi ini mendorong manusia mengembangkan kemampuan berlayar.

 

C. Pengaruh Geografis terhadap Penyebaran dan Kehidupan Masyarakat Awal

1)      Jalur Migrasi

Letak geografis memudahkan perpindahan manusia dari Asia ke Nusantara.

2)      Wilayah Kepulauan

Masyarakat menyebar ke berbagai pulau dan berkembang secara terpisah, sehingga muncul keanekaragaman suku, bahasa, dan budaya.

3)      Kesuburan Tanah

Banyak wilayah Nusantara memiliki tanah subur akibat aktivitas vulkanik. Hal ini mendukung berkembangnya pertanian dan kehidupan menetap.

4)      Letak Strategis Jalur Perdagangan

Sejak awal Masehi, Nusantara telah menjadi jalur perdagangan internasional yang menghubungkan Asia Timur, Asia Selatan, dan Timur Tengah.

 

D. Kaitan Geografis dengan Kedatangan Bangsa Barat

Faktor geografis yang memengaruhi masyarakat awal Nusantara juga menjadi alasan kedatangan bangsa Barat pada abad ke-15 dan ke-16.

1. Nusantara sebagai Jalur Perdagangan Dunia

Letak Indonesia yang strategis menjadikannya pusat perdagangan rempah-rempah. Daerah seperti Maluku terkenal sebagai penghasil cengkih dan pala yang sangat berharga di Eropa. Bangsa-bangsa Eropa berusaha mencari jalur langsung ke sumber rempah-rempah tersebut.

2. Kedatangan Bangsa Barat

Beberapa bangsa Barat yang datang ke Indonesia antara lain:

·         Portugis (datang pertama kali pada tahun 1511 dan menguasai Malaka)

·         Spanyol

·         Belanda

·         Inggris

Kedatangan mereka dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:

·         Keinginan mencari kekayaan (Gold)

·         Menyebarkan agama (Gospel)

·         Mencari kejayaan (Glory)

·         Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pelayaran

3. Dampak Letak Geografis terhadap Penjajahan

Karena wilayah Nusantara terdiri atas banyak pulau dan kerajaan yang terpisah-pisah, bangsa Barat lebih mudah melakukan politik adu domba (devide et impera). Selain itu, jalur laut yang terbuka memudahkan kapal-kapal Eropa masuk dan membangun pusat perdagangan.

 

 

KERJAKAN SOAL-SOAL BERIKUT DENGAN BENAR!

A. Soal Objektif (Pilihan Ganda)

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

  1. Nusantara terletak di antara dua benua, yaitu …
    A. Asia dan Australia
    B. Asia dan Afrika
    C. Australia dan Eropa
    D. Asia dan Amerika
  2. Nusantara berada di antara dua samudra, yaitu …
    A. Samudra Atlantik dan Pasifik
    B. Samudra Hindia dan Pasifik
    C. Samudra Hindia dan Atlantik
    D. Samudra Arktik dan Hindia
  3. Pada masa zaman es, wilayah Indonesia bagian barat terhubung dengan Asia melalui …
    A. Paparan Sahul
    B. Selat Malaka
    C. Paparan Sunda
    D. Laut Jawa
  4. Manusia purba yang banyak ditemukan fosilnya di Pulau Jawa adalah …
    A. Homo sapiens
    B. Homo erectus
    C. Pithecanthropus
    D. Meganthropus
  5. Setelah zaman es berakhir, permukaan air laut naik sehingga menyebabkan …
    A. Daratan semakin luas
    B. Gunung berapi menghilang
    C. Sungai mengering
    D. Daratan terpisah menjadi pulau-pulau
  6. Keanekaragaman suku dan budaya di Indonesia dipengaruhi oleh …
    A. Iklim yang sangat dingin
    B. Wilayah kepulauan yang terpisah-pisah
    C. Kurangnya jalur perdagangan
    D. Tidak adanya interaksi sosial
  7. Salah satu faktor yang menarik bangsa Barat datang ke Nusantara adalah …
    A. Kekayaan rempah-rempah
    B. Ingin belajar budaya lokal
    C. Mencari wilayah bersalju
    D. Menghindari perdagangan
  8. Bangsa Eropa yang pertama kali datang dan menguasai Malaka pada tahun 1511 adalah …
    A. Belanda
    B. Inggris
    C. Spanyol
    D. Portugis
  9. Tujuan bangsa Barat datang ke Indonesia dikenal dengan semboyan 3G, yaitu …
    A. Good, Great, Gain
    B. Gold, Gospel, Glory
    C. Gold, Gain, Gospel
    D. Glory, Gain, Good
  10. Politik adu domba yang dilakukan bangsa Barat untuk mempermudah penjajahan disebut …
    A. Monopoli
    B. Kolonialisme
    C. Devide et impera
    D. Revolusi

 

B. Soal Essay

Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas!

  1. Jelaskan bagaimana kondisi geografis Nusantara pada masa zaman es memengaruhi penyebaran manusia awal!
  2. Mengapa wilayah kepulauan menyebabkan munculnya keanekaragaman suku dan budaya di Indonesia?
  3. Jelaskan hubungan antara letak strategis Indonesia dengan berkembangnya perdagangan internasional!
  4. Sebutkan dan jelaskan tiga tujuan utama bangsa Barat datang ke Indonesia!
  5. Mengapa kondisi geografis Nusantara memudahkan bangsa Barat melakukan penjajahan?

 


Kamis, 04 Januari 2024

IPS KELAS 8 - KEUNGGULAN DAN KETERBATASAN ANTARRUANG

 

KEUNGGULAN DAN KETERBATASAN ANTARRUANG DI INDONESIA DAN ASEAN

Sumber: google

 

Interaksi antarruang dapat terjadi karena adanya kelebihan dan kekurangan yang dimiliki suatu daerah terhadap daerah lain. Dapat dikatakan daerah tersebut adalah ruang-ruang yang saling memiliki kelebihan dan kekurangan.

Indonesia memiliki potensi kekayaan sumber daya alam yang cukup berlimpah. Namun, setiap wilayah memiliki sumber daya alam yang berviariasi karena karakter dan mata pencaharian penduduk berbeda, tergantung demografi tempat tinggal sehingga memiliki keunggulan yang berbeda pula.

Perbedaan ruang serta interaksi antarruang negara-negara Indonesia dan ASEAN diantaranya dipengaruhi oleh faktor iklim, faktor geologi, dan faktor ketersediaan sumber daya alam. Peningkatan  pemanfaatan ruang dan lahan yang tidak terkendali, pembalakan liar, serta urbanisasi yang tidak terencana berdampak pada perubahan ruang, kerusakan lingkungan, dan berpotensi menyebabkan kejadian bencana menjadi lebih besar.

Sumber: google

Seperti fenomena banjir yang terjadi di Indonesia selama kurun waktu 2021 telah menyebabkan kerusakan materiil hingga immateriil sebagai pelajaran berharga dalam menghadapi bencana banjir kedepan. Beberapa diantaranya adalah banjir Kota Batu yang terjadi pada daerah curam, banjir Kambaniru di daerah semi-arid, dan banjir Benanain di daerah dataran alluvial. Untuk itu, dalam pembangunan perlu adanya pengendalian banjir yang mengarah ke pengelolaan secara terintegrasi antara pesatnya pembangunan dan pengaruhnya terhadap ruang atau lingkungan.

Sumber: https://www.kompas.com/skola/read/2020/02/26/100000169/keunggulan-dan-keterbatasan-antarruang-permintaan-dan-penawaran

 

 

Berdasarkan artikel diatas, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!

1.       Tuliskan faktor yang menyebabkan perbedaan ruang serta interaksi antarruang negara-negara Indonesia dan ASEAN!

2.       Fenomena banjir yang terjadi di Indonesia selama kurun waktu 2021 meliputi daerah ….

3.       Sebutkan dampak positif dan negatif banjir yang kamu ketahui!

 

 

 

~ selamat mengerjakan ~

 

 

IPS/KELASVIII/DARING/04-01-2024

 

IPS KELAS 7 - PERUBAHAN POTENSI SUMBER DAYA ALAM

 

PERUBAHAN POTENSI SUMBER DAYA ALAM

Sumber gambar: Google

 

Secara umum sumber daya alam adalah segala sesuatu yang berasal dari alam dan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh manusia untuk keberlangsungan hidupnya.

Potensi sumber daya alam yang dimanfaatkan secara terus menerus mengakibatkan perubahan bagi kelangsungan alam. Salah satu dampak perubahan alam yang terjadi adalah menurunnya daya dukung lingkungan terhadap kehidupan manusia.

Salah satu penyebab perubahan potensi sumber daya alam adalah faktor alam. Faktor alam ini biasanya terjadi akibat adanya bencana alam, misalnya banjir, gunung meletus, gempa bumi, dan tsunami.

Sumber gambar: Google

Membahas tentang banjir, Bencana banjir selain disebabkan oleh kurang sadarnya manusia,  banjir juga dapat terjadi karena faktor alam, seperti curah hujan yang tinggi secara terus menerus. Ketika curah hujan tinggi secara terus menerus dapat mengakibatkan air sungai meluap atau mengakibatkan tanggul jebol karena tidak dapat menampung debit air yang tinggi. Seperti yang saat ini terjadi di beberapa wilayah kabupaten Kampar, Riau yang berdampak banjir akibat intensitas hujan cukup tinggi sehingga terjadi luapan Sungai.

Banjir dengan skala besar mengakibatkan bangunan maupun tempat tinggal makhluk hidup rusak, lapisan tanah subur hilang, tanaman-tanaman rusak, dan lain sebagainya. Selain itu, banjir adalah salah satu bencana alam yang sering terjadi di seluruh daerah di Indonesia. Tentunya kita harus waspada terlebih ketika memasuki musim penghujan. Berbagai pertanyaan tentang banjir dan penyebabnya akan membantu kita dalam langkah antisipasi juga tindak lanjut setelah terjadi bencana.

Sumber: https://www.kompas.com/skola/read/2023/03/28/061500769/faktor-penyebab-perubahan-potensi-sumber-daya-alam-dan-penjelasannya

 

Terkait pembahasan artikel diatas, jawablah beberapa pertanyaan tentang banjir berikut!

1.      Jelaskan penyebab terjadinya banjir!

2.      Bagaimana dampak bencana banjir?

3.      Menurutkan pendapatmu, apa saja langkah-langkah pencegahan supaya tidak terjadi banjir?

 

 

~ selamat mengerjakan ~

 

 

 

IPS/KELASVII/DARING/04012024

 

Minggu, 26 Maret 2023