Selasa, 06 Oktober 2026

IPS Kelas 8

 

Salin materi berikut di buku catatan:


DINAMIKA PENDUDUK

 

Dinamika penduduk adalah perubahan jumlah penduduk pada suatu wilayah yang disebabkan oleh tiga faktor yaitu:

  • Kelahiran (natalitas)
  • Kematian (mortalitas)
  • Perpindahan (migrasi)

 

Untuk mengetahui perubahan jumlah penduduk maka dilakukan sensus penduduk.

Berdasarkan Data Kependudukan Dunia tahun 2025, jumlah penduduk Indonesia menempati urutan keempat di dunia sebanyak 280 juta jiwa.

 

Rumus Pertambahan Penduduk

Untuk mengetahui pertambahan penduduk kita dapat menggunakan rumus:

 

ANGKA KELAHIRAN (NATALITAS)

Angka kelahiran (natalitas) merupakan angka yang menunjukkan bayi yang lahir dari setiap 1000 penduduk per tahun.

Angka kelahiran bayi bisa dibagi menjadi 3 jenis:

  • Tinggi: jika lebih dari 30 per tahun
  • Sedang: jika antara 20 – 30 per tahun
  • Rendah: jika kurang dari 20 per tahun


Faktor-faktor Natalitas

  • Faktor yang menambah natalitas:
    • Pernikahan usia muda
    • Pergaulan bebas
    • Kurangnya kesadaran untuk keluarga berencana (KB)
    • Derasnya arus informasi
    • Serta adanya anggapan banyak anak banyak rezeki
  • Faktor penghambat natalitas:
    • Banyaknya wanita karier
    • Menunda pernikahan
    • Keluarga berencana (KB)
    • Penyakit
    • Pantangan menikah bagi suatu masyarakat tertentu

 

ANGKA KEMATIAN (MORTALITAS)

Angka kematian (mortalitas) merupakan angka yang menunjukkan jumlah kematian dari setiap 1000 penduduk per tahun.

Mortalitas dapat dibagi menjadi tiga jenis:

  • Tinggi: jika lebih dari 18 per tahun
  • Sedang: jika antara 14 – 18 per tahun
  • Rendah: jika antara 9 – 13 per tahun


Faktor-faktor Mortalitas

  • Faktor yang menambah mortalitas:
    • Perang
    • Kriminalitas
    • Wabah penyakit
    • Bunuh diri
    • Bencana alam
    • Dll
  • Faktor yang menghambat mortalitas:
    • Tingkat pelayanan kesehatan tinggi
    • Imunisasi
    • Perdamaian
    • Ajaran yang melarang bunuh diri
    • Lingkungan yang bersih dan sehat

 

MIGRASI

Migrasi adalah suatu perpindahan penduduk dari suatu wilayah ke wilayah lainnya.

Jenis-jenis migrasi:

  • Imigrasi
  • Emigrasi
  • Remigrasi
  • Urbanisasi
  • Transmigrasi

 

Pengertian Jenis-Jenis Migrasi:

  • Imigrasi adalah masuknya sejumlah penduduk ke suatu negara dari negara lain dengan tujuan menetap di negara yang didatangi.
  • Emigrasi adalah keluarnya penduduk dari suatu negara ke negara lain dengan tujuan menetap di negara yang dituju.
  • Remigrasi adalah perpindahan penduduk untuk kembali ke tanah airnya.
  • Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari pedesaan ke daerah perkotaan.
  • Transmigrasi adalah salah satu bagian dari migrasi yang direncanakan oleh pemerintah maupun oleh sekelompok penduduk yang berangkat bermigrasi bersama-sama.

 

PIRAMIDA PENDUDUK

Piramida penduduk merupakan suatu grafik yang menggambarkan susunan penduduk berdasarkan usia pada saat tertentu yang berbentuk piramida.

Berdasarkan umur, jenis kelamin, dan karakteristik penduduk suatu daerah atau negara, terdapat 3 jenis piramida penduduk, yaitu:

  • Piramida penduduk muda (ekspansif)
  • Piramida penduduk dewasa (stasioner)
  • Piramida penduduk tua (konstruktif)

 

IPS Kelas 7

 


Salin materi berikut di buku catatan:

 

KEGIATAN EKONOMI

 

Kegiatan Ekonomi adalah semua kegiatan yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

 

Secara garis besar, kegiatan ekonomi dibagi menjadi tiga jenis utama:

1. Kegiatan Produksi

Kegiatan menghasilkan barang/jasa atau menambah nilai guna suatu benda.

  • Pelaku: Produsen.
  • Tujuan: Memenuhi kebutuhan konsumen dan memperoleh keuntungan.
  • Contoh:
    • Petani menanam dan memanen padi di sawah.
    • Pabrik tekstil mengolah kain menjadi baju siap pakai.
    • Penjahit mengubah bahan kain menjadi pakaian pesanan.

 

2. Kegiatan Distribusi

Kegiatan menyalurkan barang atau jasa dari produsen kepada konsumen.

  • Pelaku: Distributor (agen, pedagang besar/grosir, eceran/warung).
  • Tujuan: Memastikan barang/jasa sampai ke tangan konsumen yang membutuhkan pada waktu yang tepat.
  • Contoh:
    • Truk logistik mengangkut hasil panen buah dari desa ke pasar kota.
    • Kurir ekspedisi mengantar paket belanja online ke rumah pembeli.
    • Perusahaan distributor menyalurkan obat-obatan dari pabrik ke apotek.

 

3. Kegiatan Konsumsi

Kegiatan menggunakan, menghabiskan, atau mengurangi nilai guna barang dan jasa.

  • Pelaku: Konsumen.
  • Tujuan: Memenuhi kebutuhan hidup langsung.
  • Contoh:
    • Membeli dan memakan bakso saat jam istirahat sekolah.
    • Menggunakan kuota internet untuk belajar online.
    • Membeli seragam sekolah di toko perlengkapan sekolah.

 

Hubungan Antarkegiatan Ekonomi

Ketiga kegiatan ini saling terikat dalam satu rantai supply/pasokan:

Pabrik Sepatu (Produksi) → Toko Sepatu & Kurir (Distribusi) → Siswa Memakai Sepatu (Konsumsi)

Jika salah satu rantai terputus, pemenuhan kebutuhan masyarakat akan terganggu.

KEBUTUHAN MANUSIA


Kebutuhan Manusia adalah segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk mempertahankan hidup dan mencapai kesejahteraan. Kebutuhan manusia bersifat tidak terbatas, sedangkan alat pemuas kebutuhannya terbatas.

 

1. Jenis Kebutuhan Menurut Tingkat Kepentingannya (Intensitas)

  • Kebutuhan Primer (Pokok): Kebutuhan utama yang wajib dipenuhi agar manusia bisa bertahan hidup.
    • Contoh: Makanan/minuman (pangan), pakaian (sandang), dan tempat tinggal (papan).
  • Kebutuhan Sekunder (Pelengkap): Kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer terpenuhi untuk mempermudah kehidupan.
    • Contoh: Sepatu sekolah, tas, tempat tidur, dan peralatan memasak.
  • Kebutuhan Tersier (Mewah): Kebutuhan akan barang-barang mewah untuk meningkatkan status sosial atau kesenangan semata.
    • Contoh: Mobil sport, perhiasan mahal, dan liburan ke luar negeri.

 

2. Jenis Kebutuhan Menurut Waktu Pemenuhannya

  • Kebutuhan Sekarang: Kebutuhan yang harus dipenuhi saat ini juga dan tidak bisa ditunda.
    • Contoh: Obat saat sedang sakit, makanan saat lapar, dan sarung tangan saat memegang benda panas.
  • Kebutuhan Masa Depan (Mendatang): Kebutuhan yang pemenuhannya dipersiapkan untuk masa yang akan datang.
    • Contoh: Tabungan pendidikan untuk kuliah, asuransi kesehatan, dan dana pensiun.

 

3. Jenis Kebutuhan Menurut Sifatnya

  • Kebutuhan Jasmani (Raga): Kebutuhan yang berkaitan dengan kondisi fisik dan tubuh manusia.
    • Contoh: Berolahraga, makan makanan bergizi, dan istirahat yang cukup.
  • Kebutuhan Rohani (Jiwa): Kebutuhan yang berkaitan dengan kepuasan jiwa, mental, atau spiritual.
    • Contoh: Beribadah, mendengarkan musik, dan rekreasi/liburan.

 

4. Jenis Kebutuhan Menurut Subjeknya

  • Kebutuhan Individual: Kebutuhan yang khusus untuk diri sendiri dan berbeda setiap orang.
    • Contoh: Kacamata minus untuk orang berpandangan kabur, cangkul untuk petani.
  • Kebutuhan Kelompok (Kolektif): Kebutuhan yang dimanfaatkan bersama oleh banyak orang.
    • Contoh: Jalan raya, jembatan, rumah sakit, dan sekolah.